PESAWARAN (Lampost.co)--Satuan lalu lintas Polres Pesawaran melarang masyarakat melakukan tantangan menari dekat mobil sedang berjalan alias Keke Dance Challenge yang belakangan viral di media sosial.

Kasat Lantas Polres Pesawaran, AKP Ridho Rafika, kepada Lampost.co, Rabu (1/8/2018), mengatakan aksi menari atau Keke Dance Challange dapat dijerat dengan Pasal 283 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang tentang lalu lintas dan angkutan jalan dengan ancaman pidana denda sebesar Rp750 ribu atau penjara maksimal tiga bulan. 
"Hal itu melanggar pasal 283 UU tentang lalu lintas dan angkutan jalan yang  menyatakan: Setiap orang yang mengemudi kan Kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan ya ng mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp750 ribu, "kata Ridho.
Dia menjelaskan,Keke Dance Challenge dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas, masyarakat seharusnya tidak meng gunakan jalan sebagai tempat untuk ber joget karena dapat mengganggu konsen trasi pengendara lainnya lantaran dilaku kan dengan membuka pintu mobil kemu dian berjoget di jalan,  tidak dibenarkan karena dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
"Perlu dingat mematuhi peraturan berlalu lintas dapat melindungi diri anda dan orang, ingat dijalan anda tidak sendirian, ada pengguna jalan lainya, "ujarnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR