BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung, melalui tim satuan tugas (satgas) pangan melakukan pembinaan di Swalayan Chandra Mal Boemi Kedaton (MBK), Selasa (12/2/2019), sekitar pukul 10.30. 

Tim satgas pangan yang terdiri dari Dinas Ketahanan Pangan, BBPOM Bandar Lampung, dan kepolisian memeriksa barang yang dijual, mulai dari kondisi produk makanan ringan, makanan siap saji dan olahan, berikut dengan izin edar serta kedaluwarsa. 



Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bandar Lampung Kadek Sumarta mengatakan pengecekan yang dilakukan itu merupakan pembinaan serta dalam rangka menyehatkan warga Bandar Lampung. 

“Untuk makanan yang dijual dalam stoples produk curah, agar dilengkapi label yang memuat nomor izin, tanggal produksi, dan tanggal expired. Ditemukan produk tahun dengan izin edar nomor lama delapan digit agar dikembalikan ke produsen untuk mengurus izin terbaru 15 digit,” jelas Kadek. 

Menurutnya, dalam hasil temuan tim satgas pangan tersebut kepada pihak pengelola harus menindaklanjuti,  jika tidak juga diindahkan maka tim akan melakukan penyitaan. “Sekali lagi kalau kami ke sini tidak juga diindahkan maka kami sita,” ujar Kadek.

loading...

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR