KALIANDA (Lampost.co)  -- Imunisasi pencegahan penyakit campak Measles dan Rubella (MR) di kecamatan Ketapang, kabupaten 
Lampung Selatan sudah mencapai 70,9 persen dari total sasaran sebanyak 14.315 anak usia 9 bulan sampai 15 tahun hingga Kamis (6/9) kemarin. 

Unit Pelaksana teknis (UPT) Puskesmas Rawat Inap kecamatan Ketapang menargetkan hingga akhir September, progresnya bisa mencapai 95 persen.



“Sampai hari kemarin, Kamis (6/9) sudah mencapai 70,9 persen hasil MR,” kata kepala UPT Puskesmas Rawat Inap kecamatan Ketapang, Samssurizal kepada lampost.co, Jumat (7/9/2018).

Dalam pelaksanaan di lapangan, ujar Samsurizal, tim medis masih mendapati sejumlah kendala di desa desa tertentu terkait program MR ini. Meski demikian, pihaknya selalu selalu sosialisasi sebelum melakukan penyuntikan vaksin MR. 

“Sosialisasi kita setiap hari sebelum mulai imunisasi terkait dengan fatwa MUI tentunya agar masyarakat paham tentang status kehalalannya.  Yang  dinyatakan Mubah artinya boleh di gunakan sebelum ada vaksin lain penggantinya,” ungkap Samsurizal. 

Imunisasi MR yang dilaksanakan sejak awal Agustus hingga akhir September menyasar 14.315 anak, dengan rincian 9.773 anak dari 82 sekolah, mulai tingkat PAUD,  SD dan SMP yang ada kecamatan Ketapang. Sedangkan pada  September ini, sasaran imunisasi MR adalah anak usia 9 bulan sampai 15 tahun yang putus sekolah.

 “Target kita sama dengan target nasional, yakni 95 persen. Kegiatan ini merupakan komitmen pemerintah dalam membebaskan anak usia 9  bulan sampai 15 tahun dari ancaman penyakit campak dan rubella,” tutup Samsurizal.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR