LIWA (Lampost.co) -- GUNA pengembanganan untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana dalam pelayanan dibidang pajak kendaraan bermotor, pihak Samsat Liwa berharap dan meminta kepada Pemkab Lampung Barat agar dapat menghibahkan sebidang tanah disekitar kantor Samsat setempat.

Kepala Samsat Liwa David Julzahri, Minggu (9/9/2018), mengatakan usulan itu telah disampaikan pihaknya pada Agustus 2016 lalu namun sampai saat ini belum ada kejelasan tentang realisasinya.



Dia menjelaskan, usulan permintaan hibah sebidang tanah itu akan digunakan untuk pengembangan kantor Samsat. Sebab keberadaan kantor Samsat yang ada saat ini sudah tidak mencukupi karena terlalu sempit sehingga perlu adanya penambahan ruangan. Selain untuk kebutuhan penambahan ruangan pelayanan, kata dia, pihaknya juga memerlukan lokasi untuk dijadikan sebagai tempat identifikasi dan registrasi bagi kendaraan wajib pajak.

"Usulan hibah tanah yang kami sampaikan tujuanya adalah untuk pengembangan kantor sebagai sarana dan prasarana pelayanan serta tempat pelayanan pemeriksaan kendaraan," kata David.

Usulan ini disampaikan menurutnya, sehubungan dengan arahan guburnur Lampung tentang penyediaan sarana dan prasarana untuk menunjang pelayanan sebagaimana yang tercantum dalam Perpres nomor 5 Tahun 2016 tentang pelayanan publik dan Perkab Kapolri nomor 5 Tahun 2016 tentang registrasi dan identifikasi pelayanan terhadap wajib pajak yang akan membayar pajak kendaraan bermotor. 

Rencana pengembangan kantor itu, kata dia, adalah untuk peningkatan kegiatan pelayanan agar pelaksanaanya lebih nyaman.  

Selain berharap adanya pemberian hibah sebidang tanah, pihak Samsat juga mengusulkan agar kendaraan dinas yang ada ditukar dengan kendaraan dinas yang lebih layak. Sebab kondisi kendaraan dinas yang diterima pihaknya dari Pemkab berupa R4 Kijang Super nomol BE 110 M dengan tahun pembuatanya adalah tahun 2000. Dimana kondisinya saat ini sudah tidak efisien lagi untuk digunakan sebagai sarana operasional karena umurnya sudah tua.

Untuk kendaraan dinas, kata dia, pihaknya sangat memerlukan untuk menunjang dan mendukung operasional petugas Samsat dalam melaksanakan tugas pelayanan penyuluhan, razia dan koordinasi ke Bandar Lampung. Mengingat pentingnya kendaraan dinas untuk mendukung operasional Samsat itu maka pihaknya berharap adanya bantuan kendaraan dinas dengan cara kendaraan lama ditukar dengan kendaraan yang lebih layak. Usulan tentang penukaran kendaraan dinas ini telah disampaikan bersamaan dengan usulan hibah tanah pada 2016 lalu. Kemudian April lalu kembali diusulkan tetapi sampai saat ini belum juga ada titik terangnya.

"Yang jelas usulan kami tentang hibah tanah dan penukaran kendaraan dinas ini semuanya adalah untuk upaya peningkatan pelayanan dalam rangka pencapaian target pendapatan," kata David

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR