GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- BPJS Ketenagakerjaan melaksanakan sosialisasi "Gerakan Antikorupsi dan Penjelasan Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan" kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Terbanggibesar, Lampung Tengah, Jumat (16/8/2019).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda yang siap bekerja dan peduli akan jaminan sosial tenaga kerja serta menumbuhkan sikap integritas untuk mendukung gerakan anti korupsi pada setiap siswa semenjak dini. Kegiatan tersebut merupakan salah satu agenda BPJS Ketenagakerjaan Lampung Tengah secara rutin setiap tahun.



Kegiatan BPJS Ketenagakerjaan Mengajar dan Penyuluhan Bahaya Laten Korupsi tersebut mengusung tema "Cerdas dan Berintegritas bersama BPJS Ketenagakerjaan" mendapat dukungan penuh dari kepala sekolah SMK Negeri 2 Terbanggibesar Yos Devera. "Saya sangat mendukung dengan adanya kegiatan ini, karena dijaman sekarang siswa harus mendapatkan pembekalan semenjak dini terkait bahaya laten korupsi, guna menciptakan calon pemimpin masa depan yang berintegritas tinggi," kata dia.

Selain itu, lanjutnya, siswa juga mendapatkan pembekalan terkait jaminan sosial tenaga kerja, yang nantinya akan sangat dibutuhkan saat mereka tamat dan siap untuk bekerja. "Apalagi ilmu yang akan nanti diterima oleh siswa ini sangat jarang bisa didapatkan," tukasnya saat membuka kegiatan tersebut.

Kepala BPJSTK Cabang Lamteng Widodo juga menyampaikan, bahwa apa yang siswa dapat nanti pada saat penyuluhan dan sosialisasi merupakan bekal awal mereka nanti saat memulai masuk dalam dunia bekerja. "Seorang pekerja membutuhkan kesejahteraan hidup yang layak, itu akan terwujud apabila kita masing-masing peduli dengan jaminan sosial tenaga kerja dan turut mendukung gerakan anti korupsi. Negara yang maju dan berkembang serta sejahtera masyarakatnya akan terwujud apabila negaranya bebas dari korupsi dan menjamin kesejahteraan masyarakat khususnya para pekerja dalam jaminan sosial tenaga kerja. Itu bisa terwujud bila setiap masyarakatnya memiliki jiwa integritas yang tinggi dan peduli dengan jaminan sosialnya," ujar Widodo.

Antusias siswa dalam kegiatan tersebut terlihat saat semua siswa melemparkan pertanyaan kepada pemateri. "Saya berharap dengan kegiatan ini para siswa tersebut bisa mempersiapkan diri mereka untuk membangun Indonesia ini menjadi lebih baik. Karena masa depan bangsa ada ditangan mereka," tutup Widodo.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR