PRINGSEWU (Lampost.co)--Sakit tak kunjung sembuh selama delapan bulan, seorang nenek mengakhiri hidpnya dengan bunuh diri di sebuah sumur.
Reskrim Polsek Gadingrejo Polres Tanggamus melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) diduga korban diduga bunuh diri di Pekon Yogjakarta Selatan, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Rabu (27/12/) dinihari.
Kapolsek Gadingrejo, AKP Sarwani, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili,  mengatakan awalnya korban ditemukan oleh suaminya Suwidi (70)."Almarhum ditemukan sudah tergantung di dalam sumur milik warga setempat, Suranto yang jaraknya sekitar 70 meter dari rumah korban," kata AKP Sarwani.
Dijelaskan AKP Sarwani, petugas bersama tim medis juga melakukan pemeriksaan mayat korban dan meminta keterangan saksi-saksi serta mengamankan seutas tali warna hijau. "Keterangan keluarga, memang pelaku sering mengeluhkan penyakit maag kronis yang dideritanya selama 8 bulan terakhir. Korban juga sebelumnya pernah mencoba melakukan bunuh diri namun dikarena diketahui oleh tetangga sekitar," kata Sarwani
Terkait adanya korban dugaan bunuh diri, Polres Tanggamus mengimbau masyarakat melakukan pencegahan dan pendekatan terhadap orang berpotensi bunuh diri. 
Keluarga merupakan pusat dari semua kegiatan dalam kehidupan individu. Konflik interpersonal, hubungan yang terganggu dan kehidupan yang tidak harmonis merupakan faktor pencetus yang penting dalam tindakan bunuh diri. Keluarga perlu memberi dukungan dan melakukan upaya untuk mencegah bunuh diri. Anggota keluarga dapat melakukan upaya yang efektif dengan berbagai cara pemberian pemahaman, ujar Sarwani. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR