BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Jamaah haji kloter pertama asal Lampung Tengah atas nama Siti Rohan ditunda keberangkatanya karena sakit, dan saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit. 

"Untuk jamaah yang sakit bisa ditunda keberangkatanya dan bisa berangkat di kloter selanjutnya jika ada seat yang kosong," kata Humas Kanwil Agama Lampung, Istutiningsih.



Sedangkan jamaah haji kloter dua dari Lampung Utara telah diberangkatkan dari Asrama Haji menuju jakarta sebanyak 410 calhaj, kemudian disusul kloter ke tiga dari Bandar Lampung tanggal 12 Juli.  "Karena kloter pertama sudah berangkat jadi selanjutnya sudah berjalan lancar, persiapan sudah semua," jelasnya.

Ia menegaskan untuk petugas kesehatan,  masing-masing kloter terdiri dari TPHD,  TPHI, TPIH,  dokter dan paramedis yang berjumlah 8 orang.
Dikatakannya calhaj Lampung memiliki resiko tinggi yang jumlahnya mencapai 75%, tahun ini para calhaj yang memiliki riwayat sakit dilakukan barkot yang dipasangkan di gelang masing-masing dengan kode masing-masing seperti sehat, sakit atau resiko tinggi.

"Menurut data kesehatan jumlah calhaj Lampung yang usia lanjit atau resti mencapai 75%, di barkot tersebut dipasangkan di tangan masing-masing,  sehingga para medis dapat memberikan pengawasan lebih yang memiliki gelang merah atau resiko tinggi," tandasnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR