SUKADANA (Lampost.co) -- Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari pada Minggu (11/3/2018) secara resmi membuka festival ogoh-ogoh dan Balaganjur di Desa Rejo Binangun, Kecamatan Raman Utara, Lampung Timur (Lamtim) yang ditandai dengan pemukulan alat musik gamelan berupa gong sebanyak lima kali.

Bupati Zaiful mengatakan festival ogoh-ogoh dan Balaganjur merupakan festival ke lima yang digelar dari 101 rangkaian festival yang akan diadakan di Lampung Timur.



Bang Ipul begitu sapaan akrabnya dalam sambutannya mengatakan, melalui festival ogoh-ogoh dan Balaganjur pihaknya menginginkan agar bersama masyarakat dapat meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa. "Selalu kita tingkatkan rasa toleransi antar umat beragama sehingga perbedaan suku agama serta golongan bukan menjadi sebuah ancaman namun sebagai khazanah kekayaan bangsa," kata dia.

Perayaan festival ogoh-ogoh dan Balaganjur berlangsung sangat meriah dan dipadati pengunjung. Meskipun cuaca sangat terik namun tidak menyurutkan antusias warga untuk menyaksikan festival hingga usai.

Lokasi acara yang dikelilingi perkebunan karet dimanfaatkan sebagai lahan parkir oleh pengunjung. Kesejukan perkebunan karet juga dimanfaatkan untuk berteduh serta berjualan oleh para pedagang yang menjajakan aneka makanan dan minuman.

Nyoman salah satu warga Desa Rejobinangun mengatakan sangat senang dengan adanya festival ogoh-ogoh yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. "Selain membuat ramai desa kami, acara ini juga memajukan adat budaya masyarakat bali. Ini kali pertama festival ogoh-ogoh dan Balaganjur semoga tahun-tahun berikutnya festival seperti ini selalu ada," katanya.

 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR