Jakarta (Lampost.co) -- Nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) terpantau melemah tipis. Sebelumnya gerak rupiah berada di Rp13.361 per USD.

Bloomberg Rabu 16 Agustus 2017, mencatat rupiah dibuka ke posisi Rp13.360 per USD. Tak beberapa lama kemudian terus menanjak dan berdiri di level Rp13.372 per USD.



Berdasarkan data tersebut, rupiah diperdagangkan melemah 10 poin atau setara 0,07 persen ke Rp13.371 per USD. Adapun rentang gerak rupiah pagi ini berada di Rp13.360-Rp13.383 per USD. Sementara itu, mengutip data Yahoo Finance, rupiah diperdagangkan di level Rp13.155 per USD jika dibandingkan sebelumnya.

A‎nalis Senior PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada dalam riset hariannya memprediksikan rupiah masih akan cenderung melemah terhadap dolar AS (USD). Namun demikian, pelemahannya bersifat terbatas, seiring berkurangnya minat atas aset-aset safe haven.

Akan tetapi, lanjut dia, berkurangnya terhadap aset-aset tersebut juga membuka peluang bagi USD untuk berbalik menguat, sehingga dapat juga berpotensi menghadang peluang rupiah untuk kembali menguat.

Oleh karena itu, Reza mengimbau investor akan tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat rupiah kembali melanjutkan pelemahannya.

"Rupiah diperkirakan akan bergerak di kisaran support Rp13.369 per USD, dengan posisi resisten akan berada di posisi Rp13.328 per USD," ungkap Reza.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR