JAKARTA (Lampost.co)--Pergerakan nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini diprediksi masih akan bergerak melemah. Kekhawatiran akan negosiasi dagang AS-Tiongkok menjadi salah satu pemicunya. 

"Rupiah diperkirakan ikut melemah didorong pelemahan yen terhadap dolar. Rupiah kemungkinan melemah ke level Rp14 ribu per dolar AS—Rp14.050 per dolar AS," kata analis Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail dalam hasil risetnya, Selasa (12/2/2019).



Selain itu, indeks dolar diperkirakan bergerak menguat di level 97,0—97,30 terhadap hampir seluruh mata uang utama dunia.

Penguatan dolar didorong oleh kekhawatiran investor tidak tercapainya kesepakatan perjanjian perdagangan antara AS—Tiongkok di tengah batas waktu gencatan perang dagang yang akan segera berakhir pada awal Maret.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,44% pada 97,0608 pada akhir perdagangan.

Sementara pada akhir perdagangan New York, euro jatuh menjadi 1,1275 dolar dari 1,1322 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2860 dolar dari 1,2932 dolar AS pada sesi sebelumnya.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR