Jakarta (Lampost.co) -- Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal pekan pagi ini terpantau menguat tipis.

Bloomberg, Senin (30/4/2018), mencatat rupiah dibuka menguat ke level Rp13.874 per USD dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan yang berada di Rp13.893 per USD.

Mata uang rupiah saat ini tercatat mencapai level Rp13.877 per USD. Rupiah terpantau menguat hingga 16 poin atau setara 0,12 persen.

Adapun rentang gerak rupiah pada perdagangan pagi ini berada di level Rp13.873-Rp13.882 per USD. Sementara itu year to date return (ytd) tercatat sebesar 2,49 persen.

Sedangkan berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah diperdagangkan melemah di level Rp13.891 per USD, yang mencapai 19 poin atau setara 0,14 persen ke Rp13.766 per USD.

Indeks dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan bergerak stabil ke level 91,0-92,0 seiring lebih rendahnya data pertumbuhan ekonomi AS di kuartal I-2018 sebesar 2,3 persen (QoQ) lebih rendah dari kuartal sebelumnya sebesar 2,9 persen.

Hal tersebut mendorong penurunan yield US treasury 10 tahun sebesar tiga bps ke level 2,95 persen. Turunnya US treasury 10 tahun tersebut kemungkinan meredakan aksi jual asing di pasar obligasi dan menstabilkan rupiah.

"Rupiah kemungkinan bergerak di  rentang Rp13.850 per USD-Rp13.900 per USD," tutur Analis Samuel Sekuritas Ahmad Mikail dalam hasil risetnya, Senin, 30 April 2018.



 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR