Jakarta (Lampost.co) -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Rabu pagi tercatat menguat tipis dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp13.776 per USD. Sejauh ini, Bank Indonesia (BI) terus melakukan intervensi guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar tidak terus melemah.

Mengutip Bloomberg, Rabu, 7 Maret 2018, nilai tukar rupiah perdagangan pagi dibuka menguat ke Rp13.758 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp13.750 hingga Rp13.769 per USD dengan year to date return di minus 1,63 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.552 per USD.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average berakhir sedikit lebih tinggi 9,36 poin atau 0,04 persen menjadi 24.884,12 poin. Indeks S&P 500 meningkat tipis 7,18 poin atau 0,26 persen menjadi ditutup di 2.728,12 poin. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 41,30 poin atau 0,56 persen menjadi berakhir di 7.372,01 poin.

Ekuitas AS diperdagangkan lebih rendah di awal sesi setelah laporan media pada Selasa 6 Maret menyatakan bahwa penasihat ekonomi utama Presiden Donald Trump, Gary Cohn, dapat meninggalkan pemerintahan jika tarif yang diajukan oleh presiden diterapkan.

Trump mengumumkan rencana untuk memberlakukan tarif pada impor baja dan aluminium pekan lalu. Banyak yang khawatir bahwa tarif yang diusulkan akan meningkatkan prospek perang dagang dan merugikan ekonomi AS.

Trump mengulangi rencananya untuk menerapkan tarif impor pada baja dan aluminium dengan mengatakan bahwa perang dagang tidak begitu buruk, sekalipun anggota parlemen seperti Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell meningkatkan seruan untuk membatalkan proposal tersebut.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR