Jakarta (Lampost.co) -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis pagi terpantau melemah tipis dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp13.751 per USD. Meningkatnya ketegangan geopolitik memberikan efek negatif terhadap pergerakan nilai tukar rupiah.

Mengutip Bloomberg, Kamis, 12 April 2018, perdagangan pagi dibuka melemah tipis ke Rp13.758 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp13.755 hingga Rp13.762 per USD dengan year to date return di minus 1,51 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.562 per USD.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 218,55 poin atau 0,90 persen menjadi 24.189,45. Sedangkan S&P 500 terhapus sebanyak 14,68 poin atau 0,55 persen menjadi 2.642.19. Indeks Nasdaq Composite turun 25,27 poin atau 0,36 persen menjadi 7.069,03.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam cuitannya pada Rabu pagi menyebutkan bahwa rudal AS akan datang sebagai tanggapan terhadap dugaan serangan kimia Suriah, mendorong kekhawatiran baru atas persaingan geopolitik antara Moskow dan Washington atas Suriah.

Dalam berita perusahaan, media sosial dan saham teknologi berada di pusat perhatian karena skandal data Facebook terus terungkap. Chief Executive Officer Facebook Mark Zuckerberg memasuki hari kedua kesaksian sebelum Kongres pada Rabu.

Kelompok-kelompok Rusia diduga telah mengambil keuntungan dari platform media sosial untuk mengganggu pemilihan Presiden AS di 2016. Zuckerberg mengungkapkan Facebook terlalu lambat untuk menemukan dan menanggapi gangguan Rusia.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR