KRUI (Lampost.co)--Rudi Andespa (23), warga Pekon Padanghaluan Kecamatan Krui Selatan, Pesisir Barat, merupakan satu dari dua korban kesetrum kabel besar PLN di lokasi jalan putus di Pekon Mandiri sejati.Rudi meninggal dunia setelah beberapa saat mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas tersebut, kemudian jenazahnya dibawa pulang ke keluarga untuk dimakamkan.
Hal itu diungkapkan Kepala Puskesmas Pesisir Tengah, Guritno, kepada Lampost.co, Kamis (12/10/2017). Satu korban lainnya, Syafi'i (63), warga Pekon Balaikencana Kecamatan Krui Selatan, mengalami kondisi luka bakar cukup berat hingga harus dirujuk ke RSUD Liwa Lampung Barat.
"Korban tersengat listrik Rudi (23), dari pekon padanghaluan meninggal dunia, sedangkan Syafi'i (63) warga pekon Balaikencana dirujuk ke RSUD Liwa," kata Guritno.
Akibat jalinbar putus, kata Guritno, ia tidak bisa datang ke puskesmas Pesisir Tengah tersebut yang lokasinya berada di kejadian Pekon Gungkemala Kecamatan Waykrui.
"Saya juga korban, saya tinggal di selatan (kecamatan Pesisir Selatan-red) , dapat informasinya dari petugas kami di puskesmas," ujar dia.

Direktur RSUD Krui, Edwin H Maas, dari tinjauan ke lokasi jalinbar yang ambles di pekon Mandiri Sejati, pihaknya mengetahui jatuhnya korban jiwa akibat tiang listrik roboh dan dua orang tersetrum listrik tegangan tinggi. Satu meninggal dunia satu orang masih dalam perawatan.
"Ya tadi dirujuk ke rsud liwa, tetapi bisa saja dari liwa dirujuk ke rumah sakit di bandarlampung akibat luka bakar yang diderita oleh satu pasien yang masih mengalami perawatan, kalau seperti itu informasinya," kata Edwin saat dihubungi Lampost.co.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR