KALIANDA (Lampost.co) -- Dedi Melani (31) warga Dusun Lubukmantang, Desa Mekarsari, Kecamatan Way Sulan, Lampung Selatan, harus berlebaran dibalik jeruji besi. Pasalnya, pria yang kesehariannya kerja serabutan ini, tega merudapaksa anak tirinya yang masih dibawah umur.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Lampost.co, perbuatan bejat tersangka sudah dilakukannya sejak empat tahun silam saat korban AG masih berusia tujuh tahun. Setelah melakukan aksi, tersangka selalu mengancam akan membunuh korban jika menceritakan perbuatan tersebut kepada orang lain.



Diketahui aksi bejat tersangka, setelah korban memberanikan diri menceritakan kepada ibu kandungnya yang merupakan istri tersangka.
Setelah mengetahui perbuatan suaminya, ibu korban menceritakan kepada kerabatnya. Lalu, tersangka diamankan warga sekitar dan selanjutnya di serahkan ke Mapolsek Katibung.

Kepala Desa Mekarsari Abdul Faridz mengatakan korban selama ini sering sakit-sakitan, kemungkinan karena di rudapaksa selama ini.
"Istri tersangka atau ibu korban saat ini sedang hamil enam bulan. Korban merupakan anak dari suami sebelumnya," katanya.

Setelah melampiaskan nafsu bejatnya, kata dia, tersangka selalu mengancam membunuh korban. Sehingga selama ini korban tidak berani menceritakannya kepada siapapun. "Beraksinya kadang di luar dan dalam rumah, setiap melakukan aksi, pada saat ibu korban tidak ada di rumah," katanya.

Kapolsek Katibung, AKP Doni mengatakan tersangka mengakui melakukan perbuatan bejat selama empat tahun terakhir terhadap anak tirinya.
"Saat ini tersangka sedang menjalani pemeriksaan," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR