GUNUNG SUGIH (Lampost.co)--Kondisi ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dari Masgar hingga Tulungitik, Lampung Tengah, masih banyak yang belum bisa dilalui kendaraan roda empat. Pasalnya jalan tersebut masih berupa tanah merah dan dalam pengerasan menggunakan alat berat. 
Sementara pekerja proyek yaitu PT Waskita, sejak 9 Mei sudah libur. 

Menurut para pekerja proyek di ruas JTTS Panggungan, kemungkinan besar jalan belum bisa dilalui sampai Terminal Subing, bukan lantaran pekerja proyek yang tidak bisa bekerja secara cepat, melainkan masih ada kendala selain kondisi cuaca juga terkait pembebasan lahan di wilayah Lampung Tengah yang masih mengganjal. 
"Bukan kami gak bisa kerja cepat, tapi masih banyak kendala dengan pembebasan lahan," ujar operator alat berat dibilangan Desa Panggungan, Lampung Tengah, Rabu (6/6/2018).
Berdasarkan pantauan di sejumlah titik JTTS, kondisi ruas dari Kaliasin (Poncol), KM 91, Natar, menuju Pancur hingga pintu keluar Masgar, cukup mulus dan terlihat sedang disempurnakan. Bahu jalan pun sudah banyak yang diaspal cor. Namun dari Masgar kendaraan yang akan menuju arah Terminal Subing, hanya bisa sampai Tulungitik karena masih banyak yang baru ditimbun sabes. Untuk melanjutkan perjalanan dari Tulungitik, kendaran harus keluar melalui jalan alternatif di Panggungan dengan jarak sekitar 2 kilo meter sampai ke Jalan lintas tengah sumatera (jalinteng). 
Sementara kondisi STA 117, Tulungkakam, Desa Bumiratu Nubang, masih ada ruas jalan yang masih dicor. Namun demikian pada inter chang di KM 107 sudah bisa dilalui mobil. 
"Ya kalau jalan ini untuk alternatif jalur mudik mungkin belum bisa karena masih ditimbul. Saran saya jangan lewat sini dulu," ujar pekerja proyek. 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR