LIWA (Lampost.co)--Kebutuhan tenaga dokter spesialis di RSU Alimuddin Umar Liwa yang merupakan tipe C, saat ini dinilai cukup. 

"Kalau untuk rumah sakit tipe C maka kebutuhan tenaga dokter spesialis di RSU Alimuddin Umar Liwa untuk saat ini dinilai cukup," kata kepala RSU Alimuddin Umar Liwa W Kurniawan yang juga dokter spesialis bedah itu beberapa hari lalu.
Menurutnya, saat ini RSU Alimuddin Umar Liwa memiliki 17 orang tenaga dokter specialis. Dari 17 tenaga specialis itu, 12 diantaranya berstatus PNS. Sementara sisanya berstatus kontrak dan dokter wajib kerja spesialis.
Ia menambahkan, tenaga dokter yang belum ada dan menjadi kebutuhan di RSU Alumuddin Umar Liwa untuk sementara ini hanya dokter saraf. Yang belum ada yaitu dokter spesialis saraf. Pihaknya masih sulit untuk mendapatkan tenaga dokter spesialis saraf karena mereka rata-rata minta di kota.
Sementara kebutuhan tenaga dokter lainya, baik umum maupun specialis untuk sementara sudah terpenuhi. Ia menjelaskan, adapun jumlah dokter umum di RSU Alimuddin Umar Liwa yakni sebanyak 8 orang, 2 diantaranya PNS dan sisanya kontrak.



Kemudian untuk tenaga dokter specialisnya terdiri dari spesialis bedah 3 orang (PNS). Dokter spesialis kandungan 3 orang (1 PNS dan 2 wajib kerja dokter sepesialis), sepesialis penyakit dalam 2 orang (PNS), THT 2 orang (PNS), sepesialis anak 2 orang (1 PNS dan 1 wajib kerja dokter spesialis), spesialis mata 1 orang (PNS), radiologi 1 orang (PNS). Kemudian patoklinik 1 orang (kontrak), spesialis bedah mulut 1 orang (PNS) dan anastesi 1 orang (kontrak).
Bahkan, kata dia, berdasarkan hasil penilaian dari tipe 2015 komite akreditasi rumah sakit yang penilaian dilaksanakan pada 2017 lalu, hasilnya diterima pada Februari 2018 lalu, menyatakan RSU Alimuddin Umar Liwa ini telah terakreditasi yaitu mendapat nilai akreditasi paripurna bintang 5 yaitu tingkat tinggi. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR