BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung tengah menelusuri dugaan penolakam pasien pengguna BPJS oleh Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Bandar Lampung. Sanksi terberat bagi rumah sakit yang bersangkutan adalah pemutusan MoU.

Kabid SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Cabang Bandar Lampung Nurman mengatakan persoalan ini akan segera ditangani. Pihaknya berterimakasih atas laporan dan aduan masyarakat sebagai kontrol dan evaluasi untuk perbaikan pelayanan.



Baca Juga:

BPJS Kesehatan Turunkan Tim Telusuri Dugaan RS Urip Tolak Pasien Peserta

"Kami akan bicara dengan pihak managemen, dengan direktur ya, kami mohon maaf atas ketidaknayamanan ini, akan kami tindaklanjuti," kata Nurman, Selasa (3/7/2018).

Nurman mengatakan akan memanggil sejumlah pihak untuk meminta keterangan lebih lanjut terkait persoalan ini.  "Kami akan panggil pihak yang bersangkutan, seperti pihak perawat atau dokter itu, apa permasalahannya," kata dia.

Nurman menjelaskan akan membicarakan dengan petinggi rs tersebut karena bisa saja hal seperti ini tanpa sepengetahuan managemen rumah sakit. "Mungkin pihak managemen tidak tahu prilaku pihak dibawahnya," kata dia.

Pihaknya pun menegaskan persoalam seperti ini sidah tentu ada sanksinya mulai dari teguran sampai terberat pemutusan MoU. "Nanti ada dewan pertimbangan medik dan banyak yang harus dikoordinasikan, kalau sampai pelanggaran berat, sanksinya banyak peerjanjian kerjasama diberhentikan sementara kalau lebih parah, ya kita putus kerjasama sampai waktu yang tidak bisa ditentukan," kata dia.

Dia menjelaskan jika dokter tersebut bekerja di rumah sakit yang MoU dengan BPJS Kesehatan, tidak ada alasan dokter menolak pasien BPJS. "Kalau sesuai prosedur ya tidak ada alasan dia tidak melayani, mau sebulan sekali praktik di rs itu. Pulang pergi dari Bandung, kalau dia bekerja disitu ya harus mengikuti aturan dan kesepakatan dalam MoU itu," kata dia.

Sementara itu saat dikonfirmasi Ketua Dewan Komisaris RS Urip Sumoharjo Machfud Santoso, belum bersedia memberikan penjelasan. "Aku masih meeting," kata dia seraya menutup ponselnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR