Acara diskusi karya sastra bertajuk Riungan Prosa yang digelar di Eatboss Cafe, Senin (11/2/2019), membahas soal lika-liku kehidupan wartawan dalam sebuah novel.

Agenda yang berisi diskusi novel karya jurnalis Hendri STD berjudul #KawanLama ini menghadirkan dua pembicara, yakni Juwendra Asdiansyah dan Fitri Restiani, dengan dimoderatori Adian Saputra.



Dalam penulisan novel perdananya itu, Hendri meracik cerita kehidupan seorang pemburu berita dengan bumbu-bumbu romantisme, idealisme, persahabatan, sampai penyimpangan seksual.

Dia mengaku sudah lama memiliki ide cerita untuk #KawanLama. Namun, baru sekarang Hendri merealisasikannya ke dalam sebuah novel. "Penulisannya dilakukan selama empat bulan," kata dia di depan sekitar 60 peserta Riungan Prosa.

Dalam ulasannya, Juwendra Adriansyah memberi apresiasi kepada penulis yang mengangkat seluk-beluk kehidupan wartawan dalam sebuah novel. "Menjadi wartawan yang baik itu tidak mudah. Buku ini mengajarkan kita untuk menjadi pewarta yang idealis," ujar jurnalis senior itu.

Juwendra berharap dengan adanya novel ini, citra wartawan kembali terangkat. "Bahwa wartawan itu banyak yang baik, seperti yang ada dalam cerita ini," katanya.

Pembicara lainnya, Fitri Restiani, yang juga seorang penulis, memberi apresiasi terhadap novel setebal 448 halaman ini. Menurutnya, sebagai seorang jurnalis, Hendri mampu membuat sebuah karya dengan bahasa yang sangat luwes. "Meski jurnalis, bahasanya nyaman dibaca dan tidak kaku," kata Fitri.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR