BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung menggulung lima bandar sabu-sabu di wilayah Bandar Lampung dalam waktu dua hari berturut-turut. Dari kelimanya, polisi mengamankan barang bukti sebanyak 155,32 gram.

Para bandar narkoba itu yakni Rendy Putra Wijaya (28). Dari warga Jalan Blora, No 19, Gunung Agung, Langkapura, Bandar Lampung ini polisi menyita 110 gram sabu.



Kemudian dari tersangka Andi Rahmadan (21) dan Muhamad Nur Alim (21), mahasiswa, warga Jalan Imam Bonjol, Tanjungkarang Barat dan tersangka M Marwan Husin (26), serta Bayu Prasityo (26) warga Kedaton, Bandar Lampung disita sabu sebesar 45,32 gram.

Direktur Narkoba Polda Lampung Kombes M Abrar Tuntalanai mengatakan kelimanya adalah bandar narkoba jenis sabu-sabu. "Tidak ada pemakai, mereka semua adalah bandar," kata Direktur, Kamis (14/12/2017).

Ketiganya ditangkap berdasarkan penyelidikan petugas yang mendapat informasi dari masyarakat bahwa para tersangka merupakan bandar narkoba. Para tersangka ditangkap di kediamannya masing-masing pada 7-8 Desember lalu.

Salah satu tersangka, Rendi mengaku baru tiga bulan menjadi bandar narkoba. Menggeluti bisnis haram itu berawal dari ajakan kawannya.

"Baru dua kali. Upahnya Rp2 juta per 100 gram. Barang dari Angga teman kenal main," kata pria yang mengaku bekerja sebagai tukang isi ulang air galon itu.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR