BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Ketua Umum KONI Lampung M. Ridho Ficardo berharap bisa meraih prestasi di cabang olahraga (cabor) senam dalam tempo  singkat menuju Pra-PON XX/2019. Sehingga tidak terpaku dengan angkat besi dan angkat berat yang selalu menyelamatkan muka Provinsi Lampung. 

"Harapan saya kemampuan pembinaan kita semakin baik kedepannya," kata Ridho yang juga gubernur Lampung dalam rapat koordinasi persiapan Pra-PON XX/2019 di Mahan Agung, Rabu (10/4/2019) malam. 



Ridho mengatakan anggaran tidak lagi tersandera dengan pembangunan infrastruktur. Sehingga Pemprov bisa lebih berkonsentrasi pada pembangunan sarana dan prasarana penunjang para atlet Lampung. 

"Kedepan, sarana dan prasarana menjadi center gravity di Lampung. Sebab, sarpras adalah salah satu poin dalam prestasi olahraga,  yang penting adalah pelatih, bibit atlet, kompetisi rutin atau reguler sehingga atlet terbiasa menghadapi kompetisi dan terbentuk,  dan reward," paparnya. 

Pembangunan harus signifikan seperti senam, panahan yang diharapkan menjadi potensi, sepak bola juga diharapkan bisa mengangkat tim sepak bola. 

Cabang olahraga yang akan mengikuti Porwil di Bengkulu diharapkan bisa mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Sementara PON di Papua bisa lebih mempersiapkan dengan matang sehingga ada pertanggungjawaban moral. 
"Ketika kita mengeluarkan anggaran yang besar diharapkan bisa memaksimalkan kemampuan dari kita sendiri, bukan seperti daerah lain beli atlet untuk ikut lomba dapat emas saya nggak pingin seperti itu," imbuhnya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR