KOTABUMI (Lampost.co): Ribuan perawat dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang berasal dari sejumlah daerah di Lampung menggelar aksi solidaritas di halaman Stadion Sukung Kotabumi, Kamis 3 Oktober 2019. Aksi untuk memberikan dukungan moril buat Jumraini, perawat yang menjadi pesakitan karena kasus dugaan malapratik.

Setelah berkumpul di Stadion Sukung, ribuan perawat berencana turun ke jalan. Mereka akan memusatkan aksi di Kantor Pengadilan Kotabumi dan pemda setempat.



Hasan, salah satu orator aksi yang berasal dari PPNI DPD Bandar Lampung, mengatakan, demonstran akan menuntut keadilan. Menurut dia, apa yang menimpa Jumraini adalah bentuk ketidakadilan. Perawat bekerja secara profesional, tapi berujung pada perkara dan dijatuhi hukuman.

"Satu aksi dengan Jumraini, kalian bisa membayangkan seorang ibu yang sedang mengandung lima bulan harus mendekam dipenjara karena tidak mendapatkan keadilan, belum lagi anak kecil yang masih membutuhkan ASI harus dipisahkan. Tolong bebaskan teman kami ini, meski tidak seratus persen. Demi rasa kemanusiaan," kata Hasan.

Ia menambahkan, perawat bukan pembunuh, tapi bukan juga malaikat. Sehingga dapat menyembuhkan dan menyelamatkan nyawa orang seketika itu juga. Namun hanya manusia biasa, seperti kebanyakan masyarakat yang ada.

"Aksi ini bukan untuk gagah-gagahan karena perawat orang baik-baik. Tapi juga jangan sampai kami jadi kambing hitam," terang Hasan.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR