BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Pengurus Himpunan Pengusaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Hipmikindo) Lampung, Aswal, mendukung keberadaan UMKM memasarkan produknya di rest area sehingga kebutuhan para pengemudi yang melewati tol bisa mudah diperoleh. 

"Nantinya di rest area harus ada kuliner, souvenir, dan oleh-oleh khas Lampung," kata dia, Selasa (12/2/2019). 



Menurutnya, UMKM menggantungkan harapan besar kepada pengelola JTTS agar bisa mengakomodasi mereka. 

Keberadaan UMKM di rest area sangat penting karena para pengguna jalan tol tidak lagi ke luar atau mencari pintu exit, cukup di rest area kebutuhan pengguna tol akan terpenuhi. Pengguna jalan tentu ingin tahu produk lokal di Lampung saat melewati JTTS. 

"Di sisi kualitas, cita rasa, dan kemasan, Hipmikindo menilai bahwa itu sudah sangat baik," ujarnya. 

Namun, hingga saat ini Hipmikindo mengaku belum ada pembahasan detail dengan pihak pengelola tol. Pembahasan masih bersifat general, belum spesifik baik terkait jumlah UMKM maupun produk apa saja yang akan disajikan di rest area

"Satu hal kalau memang terealisasi, itu adalah hal yang diharapkan para pegiat UMKM, "imbuhnya. 
Pihaknya berharap UMKM yang terlibat di rest area akan memberikan semangat para UMKM lainnya untuk berkembang dan meningkatkan kualitas maupun kuantitas produknya.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR