BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bandar Lampung mengajukan 156 nama narapidana ke Kanwil Kemenkumham Lampung untuk mendapatkan remisi Idul Fitri 2018.

Saat ini 156 nama itu sedang dalam proses penyusunan dan akan diajukan akhir bulan ini. "Masih proses pengusulan 156 orang. Saat ini masih dalam proses penyusunan dokumen, berkasnya masih di kita. Akhir bulan ini baru dikirim ke Kanwil," kata Kepala LPP Kelas IIA, Bandar Lampung, Sri Astiana, kepada Lampost.co, Minggu (27/5/2018).



Astiana menambahkan ada yang berbeda dari sistem pemberian remisi tahun ini dengan tahun tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya manual, tahun ini pengajuan remisi melalui online.

Pihak Lapas, kata Astiana tidak perlu mengantar berkas ke Kanwil Kemenkumham. Cukup mengupload database narapidana yang diusulkan mendapat remisi. "Kita cuman upload data dan mengusulkan lewat online nanti otomatis revisinya akan masuk ke dalam database," kata dia.

Selanjutnya, setelah disetujui pihak Kanwil Kemenkumham, data data narapidana yang mendapat remisi akan dapat langsung dilihat oleh para narapidana yang bersangkutan, pada hari pertama Idul Fitri. "Kami di Lapas Peremuan Kelas IIA Bandar Lampung ada fingerprint untuk narapidana. Nanti melalui jari masing-masing, hasilnya bisa langsung dilihat," kata dia.

Kendati demikian, untuk penyampaian secara resmi tetap akan dilakukan dengan cara dibacakan.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR