KRUI (Lampost.co) -- Adanya warga yang di gigit anjing di Kabupaten Pesisir Barat menyebabkan masyarakat khawatir mewabahnya musim anjing gila. Contohnya dari temuan Lampung Post di lapangan, Jumat (26/4/2019) sekitar pukul 13.00 WIB, seorang remaja laki-laki dirawat di Puskesmas Pesisir Tengah, akibat di gigit anjing.

"Kejadiannya di garasi mobil. Saya melihat anjing itu dan mengusirnya, mungkin kaget anjing itu pergi tetapi langsung balik lagi dan menggigit kaki saya, " ujar remaja itu, kepada Lampung Post saat dirawat di puskesmas Pesisir Tengah, Rabu (1/5/2019).



Selain peristiwa tersebut, dari informasi yang himpun, orang tua merasa khawatir anaknya bermain di jalan atau tempat umum karena ada anjing yang mengejar anak-anak yang di duga merupakan anjing gila. "Ya hati-hati sekarang, tadi dari tetangga saya bilang banyak anjing berkeliaran dan ada yang galak mengejar anak anak yang bermain, " kata seorang warga pekon Way Redak, Kecamatan Pesisir Tengah.

Kepala Puskesmas Kecamatan Pesisir Tengah, Lisma, saat dihubungi Lampung Post mengatakan di tahun 2019 ini, baru satu pasien korban gigitan anjing yang dirawat di puskesmas itu.

"Pada tahun 2018 lalu, ada lima kasus warga yang masuk puskesmas Pesisir Tengah karena di gigit anjing. Namun dari hasil observasi bidang peternakan dari kasus-kasus tersebut tidak ada anjing yang menggigit warga yang merupakan anjing gila," kata dia.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR