SUKADANA (Lampost.co) -- Keberadaan perpustakaan desa saat ini merupakan hal mendesak yang tidak bisa ditawar. Perpustakaan desa akan mendorong terciptanya kemajuan budaya di desa karena digunakan sebagai tempat menggelar diskusi, pameran, membaca buku, mendapatkan informasi serta tempat bagi warga mengembangkan gairah seni dan budayanya. Dengan demikian Forum Literasi Lampung terus giat mengembangkan perpustakaan desa di 15 kabupaten/kota.

Salah satu kegiatan yang dilakukan untuk mendorong terbentuknya perpustakaan desa, yakni dukungan dan pembinaan, maupun bantuan buku-buku dari para relawan untuk membentuk perpustakaan desa.



Kali ini Forum Literasi Lampung kembali mengadakan diskusi literasi yang diadakan di Desa Banjarrejo, Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur. Diskusi ini dihadiri oleh Kepala Desa, Perangkat Desa dan masyarakat di Desa Banjarrejo, Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur pada hari Rabu, 18 September 2019.

Ketua Forum Literasi Lampung Eni Amaloah menuturkan ilmu pengetahuan adalah milik semua orang dan semua orang berhak mendapatkannya. Untuk itulah perpustakaan lahir dan harus ada sehingga warga desa bisa melihat dunia yang lebih luas.

Apalagi jika perpustakaan desa dilengkap dengan akses internet, maka perpustakaan desa bisa menjadi pusat ilmu informasi dan pengetahuan baru bagi warga desa untuk meningkatkan harkat hidupnya baik dari sisi ekonomi maupun sosial. "Untuk itu kita harus memperjuangkan dan wujudkan di Provinsi Lampung  yang akan datang setiap desa ada perpustakaannya, satu desa satu perpustakaan,”ujar Eni yang juga Ketua Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) Fakultas Adab UIN Raden Intan Lampung.

Pada kesempatan itu, Forum Literasi Lampung menyumbangkan buku-buku bacaan sebagai koleksi perpustakaan di Desa Bangunrejo."Dari Perpustakaan, beragam informasi bisa didapatkan dengan cara yang murah dan cepat karena warga hanya tinggal meluangkan waktu datang ke perpustakaan  desa dan memilih buku sesuai dengan jenis informasi yang dibutuhkan," ujarnya.

Sementara Kepala Desa Banjar Rejo Kecamatan Batanghari, S.G. Puspito meyampaikan ucapan terimakasih kepada para Relawan Literasi Lampung dan meyakini bahwa  adanya perpustakaan  desa akan memberi dampak yang  baik terutama bagi anak-anak.

Perpustakaan akan menciptakan budaya literasi yang baik, gemar membaca sejak kecil membuat anak-anak menjadi paham berbagai pengetahuan dan menjadi terbiasa untuk mendapatkan pengetahuan berbasis literatur yang sahih. "Ini akan menumbuhkan generasi cerdas dan memiliki tradisi intelektual yang kuat, kami siap memajukan perpustakaan desa, kami bersama masyarakat siap mewujudkan desa banjar rejo sebagai desa literasi , semua perangkat sedang kami siapkan," tutupnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR