BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kabid Propam Polda Lampung dan jajaran lainnya membahas soal rekrutmen polisi tahun 2018 di Polda Lampung.  Wakapolda Lampung Brigjenpol Angesta Romano Yoyol mengatakan akan menindak tegas jika ada upaya korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) dalam penerimaan tersebut.
Caranya dengan melakukan pengawasan melekat kepada seluruh jajaran panitia, dan mengedepankan transparansi. Ditegaskan pula, tidak ada yang namanya sogok menyogok, dan titipan orang tertentu.
"Tidak ada yang namanya bayar, titip, kita profesional. Kalau ada, ditindak tegas, Propam yang kawal," ujarnya kepada Lampost.co. Rabu (4/4/2018).
Kabid Propam Lampung juga menegaskan tidak ada sama sekali celah untuk melakukan praktek KKN. Jika ketahuan, pasti sanksi kode etik, dan Indispliner dikenakan keanggota yang bermain. "Kita jalankan operasi bersih," katanya.
Sementara Karo SDM Polda Lampung Kombespol, Andi Syahriful Taufik mengatakan kuota untuk Polda Lampung yakni, kuota Akpol 9 orang dari 250 kuota Nasional, Bintara Umum 187 dari rincian 179 Polisi dan 8 polwan dari 8.400 kuota nasional, Tamtama 6 dari 300 kuota nasional.
Sedangkan Bintara Khusus dengan kejuruan Kimia, musik, penerbangan, pelayaran dan TI kuota untuk Lampung belum ditentukan oleh Mabes Polri.

Hingga Rabu (4/4/2018), total pendaftar online Akpol 118, Bintara 1501, dan Tamtama 198. "Daftarnya Online dan nanti pemberkasan di Polresta, pendaftaran dibuka dari 26 Maret hingga 12 April 2018," katanya.
Dalam rekrutmen tersebut juga berbasis CAT, untuk tes tertulis, dan manual untuk tes kesehatan, dan kemampuan atletik.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR