KOTABUMI (lampost.co) -- Pencapaian realisasi kebuntingan ternak besar, yakni sapi dan kerbau, merujuk pemeriksaan kebuntingan (PKb) usai diinseminasi buatan (IB) atau kawin suntik di Kabupaten Lampung Utara mencapai 34% persen.
Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Peternakan, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lampung Utara, Aris Siswoyo, di ruang kerjanya, Jumat (27/10/2017) mengatakan dari target 6.000 ekor sapi/kerbau betina yang bunting usai IB pada 2017 di Lampura, tercatat ada 2.053 sapi betina setelah 3 bulan usai IB positif bunting.
"Dari target 6.000 ekor sapi/kerbau betina mengalami kebuntingan di 2017, merujuk pemeriksaan usai 3 bulan pasca-IB, tercatat 2.053 ekor dinyatakan petugas mengalami kebuntingan atau sekitar 34% realisasi capaian kebuntingan," ujarnya.
Disinggung belum tercapainya realisasi, dia mengaku dari 27 petugas inseminator yang tersebar di 23 kecamatan se-Lampung Utara, hanya ada 10 petugas inseminator yang memiliki setifikat pemeriksaan kebuntingan (PKb). Sehingga dimungkinkan ada data ternak mengalami kebuntingan yang belum tercatat.
"Dari 27 petugas inseminator, hanya 10 petugas yang memiliki sertifikat PKb, sisanya 17 petugas hanya bisa melakukan IB, sehingga terpaksa 10 petugas itu mesti melakukan pemeriksaan kebuntingan ternak besar di 23 kecamatan se-Lampura," kata Aris.
Secara terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Produksi Peternakan, Bidang Peternakan, Dinas Pertanian (Distan), Kabupaten Lampung Utara, Utami Handayani, di ruang kerjanya, Jumat (27/10/2017), menuturkan  dalam program percepatan swasembada daging di Lampura yang merupakan program Kementerian Pertanian (Kementan) yang didanai APBN tahun anggaran (TA) 2017 dan menjadi tugas perbantuan (TP) Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Lampung yang masuk kegiatan upaya khusus sapi induk wajib bunting (Upsus Siwab). Target IB pada 2017, sebanyak 8.602 ekor sementara, realisasi IB terakhir sampai awal Oktober 2017 telah tercapai 7.741 ekor.
"Lampura mendapat target IB sebanyak 8.602 ekor sapi betina dan realisasi terakhir sampai Oktober 2017 telah mencapai 7.741 ekor sapi  yang telah di-IB atau capaian realisasi IB sudah 90%," tutur Utami.

 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR