KOTABUMI (Lampost.co)--Realisasi program asuransi usaha ternak sapi/kerbau (AUTS/K) 2018 di Kabupaten Lampung Utara tercapai 65,1 persen. 
Kepala Seksi Bina Usaha dan Pengolahan Hasil Peternakan, Dinas Pertanian, Kabupaten Lampung Utara, Griya Suryana Adhitama, di ruang kerjanya, Senin (23/4/2018), mengatakan sampai April minggu ke dua 2018, realisasi capaian anggota kelompok tani (Poktan) yang mengikuti program asuransi usaha ternak sapi dan kerbau (AUTS/K) 2018 di Lampura tercatat 342 ekor sapi/kerbau atau dengan presentase sekitar 65,1 persen. Dari angka target yang ditetapkan Direktorat Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) TA 2018 sebanyak 525 ekor sapi/kerbau.
"Presentase capaian realisasi program AUTS/P 2018 di Lampura telah tercapai sekitar 65,1 persen dan mudah-mudahan sebelum tutup tahun angka target yang ditetapkan Kementan tercapai" ujarnya pada Lampost.co. 
Dalam pelaksanaan program, dari total biaya premi sebesar Rp200 ribu/ekor/tahun, 80 persen uang premi atau sekitar Rp 160 ribu di tanggung pemerintah dalam hal ini Kementan. Sementara, 20 persen atau  Rp40 ribu ditanggung peternak sebagai pihak penerima manfaat.
"Keuntungan peternak yang mengikuti program ini,  bila terjadi sesuatu pada hewan ternak yang diusahakan seperti mati atau hilang karena tindak kriminal seperti pencurian, peternak akan menerima klaim uang pertanggungan (UP) sebesar Rp 10 juta perekor" kata Griya.

Disinggung jumlah klaim yang diajukan baik karena mati maupun hilang, dia menjawab, terhitung sampai, Minggu 22 April  2018, Distan Lampura menerima pengajuan klaim program AUTS/K dari peternak sebanyak 13 kasus ternak.  Klaim sebanyak 13 ekor kasus ternak tersebut, dengan rincian, 9 ekor sapi di potong paksa karena sakit, 3 ekor mati mendadak dan 1 ekor hilang di curi. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR