KOTABUMI (Lampost.co) -- Realisasi program asuransi usaha ternak sapi (AUTS) yang diluncurkan Direktorat Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) mulai 2016 lalu bagi para peternak di Kabupaten Lampung Utara mencapai 138 persen pada 2017.

Kepala Seksi (Kasi) Bina Usaha dan Pengolahan Hasil Peternakan, Dinas Pertanian (Distan) Lampung Utara, Griya Suryana Adhitama, mengatakan presentase realisasi target program AUTS di Lampura pada 2017 ini, telah tercapai 138 persen. Realisasi itu, terhitung dari target ternak sapi betina yang mengikuti program asuransi sebanyak 225 ekor pada 2016, sampai Desember minggu pertama 2017 telah terealisasi sebanyak 301 ekor.



"Capaian realisasi sapi betina yang mengikuti program AUTS di Lampura pada 2017, lebih tinggi dari target yang ditetapkan," ujarnya kepada Lampost.co di ruang kerjanya, Jumat (15/12/2017) .

Pada tahun depan, lanjutnya, Kementan akan menambah jumlah kuota target sapi yang mengikuti program AUTS ini. Menyoal pelaksanaan program tersebut, Griya menjawab, karena program masih baru, 80 persen uang premi atau sekitar Rp160 ribu ditanggung pemerintah dalam hal ini Kementan. Sementara, 20 persen atau Rp40 ribu ditanggung peternak sebagai pihak penerima manfaat.

"Keuntungan bagi peternak yang mengikuti program ini, bila terjadi sesuatu pada hewan ternak yang diusahakan seperti mati atau hilang karena tindak kriminal seperti pencurian, peternak akan menerima klaim uang pertanggungan (UP) sebesar Rp10 juta perekor," ujarnya.

Griya menambahkan, bagi peternak yang akan mengikuti program AUTS dapat menghubungi petugas di unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Distanak di kecamatan atau petugas penyuluh. Peternak, akan menerima nomor rekening PT Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo) sebagai pihak rekanan yang ditunjuk kementerian dan selanjutnya, setoran untuk mengikuti AUTS di bayarkan ke pihak rekanan melalui via rekening bank.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR