KALIANDA (Lampost.co)--Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) bagian perlengkapan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Lampung Selatan pada 2018 tercapai 91% atau Rp44 juta dari target sebesar Rp48 juta.

Kepala Bagian Perlengkapan Setkab Lampung Selatan Delfarizi, Jumat (11/1/2019), ketika ditemui di kantornya, mengatakan realisasi PAD tersebut diperoleh dari sewa tanah, sewa gedung, dan sewa kendaraan bus yang dikelola bagian perlengkapan Setkab Lampung Selatan.



"Untuk kendala tidak sampai tercapai 100% dari target PAD. Karena, masih adanya masyarakat penggarap lahan (tanah, red) milik Pemkab Lampung Selatan enggan membayar dengan alasan bermacam-macam, misalnya sudah lama menduduki lahan tersebut. Bahkan, sampai mengakui lahan yang digarapnya adalah miliknya. Padahal, kami punya bukti yang sah bahwa lahan tersebut milik Pemkab Lamsel," kata dia.

Delfarizi mengatakan pada 2019 ini bagian perlengkapan Setkab Lampung Selatan akan berupaya mengosongkan lahan yang berada di dekat wisma atlet, agar tidak digarap lagi oleh warga yang enggan membayar sewa lahan tersebut.
"Tapi, kalau warga itu mau membayar sewanya. Maka, kami tidak akan mengosongkan lahan tersebut dan bisa digarap lagi untuk lahan perkebunan jagung,"jelasnya.

Tahun 2019 ini target PAD yang ditetapkan oleh DPRD Lampung Selatan pada bagian perlengkapan Setkab Lamsel mencapai Rp56,5 juta atau naik 13%.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR