KRUI (Lampost.co) -- Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) mencatat sampai dengan saat ini realisasi pelaksanaan cetak sawah  tahun 2017 ini telah mencapai 60%. Kepala Dinas Pertanian Pesisir Barat Jalaludin, melalui Kabid Sarana dan Prasarana, Bukhroni, mengatakan saat ini hasil realisasi dari cetak sawah telah tercapai 60% atau sawah yang telah dicetak kurang lebih seluas 180 hektare (ha) dari total keseluruhan luas lahan cetak sawah itu sebesar 300 ha.
“Untuk cetak sawah sampai dengan saat ini sudah terlaksana sebesar 60% dan masih berjalan saat ini cetak sawah di daerah Kecamatan Bengkunat Belimbing. Dari seluruh kecamatan yang dilakukan cetak sawah itu,” ujarnya kepada Lampost.co, Kamis (19/10/2017).
Pihaknya menjelaskan pelaksanaan cetak sawah di empat kecamatan, yaitu Pesisir Selatan, Ngambur, Ngaras, dan Bengkunat Belimbing. Dan sebagai pelaksana program tersebut adalah Tentara Nasioanal Indonesia (TNI). Dan dari pihak Dinas Pertanian Pesisir Barat menargetkan kegiatan dari program cetak sawah itu akan terselesaikan di akhir tahun 2017 ini dengan menambah peralatan ekskavator di lokasi pengerjaan.
“Proses pelaksanaan program cetak sawah itu sudah berjalan sejak akhir bulan Mei 2017, dan kita targetkan akan selesai di akhir tahun 2017 ini. Dan upaya percepatan proses cetak sawah dengan menambah tenaga pengerjaan menggunakan ekskavator,” kata dia.
Dinas Pertanian Pesisir Barat berharap dengan telah selesai proses pelaksanaa program cetak sawah akan memberikan banyak manfaat di antaranya bertambahnya produksi padi di tingkat kabupaten dan dapat menunjang kebutuhan padi di Kabupaten Pesisir Barat. “Harapan kita kegiatan cetak sawah padi ini dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Pesisir Barat, di antaranya meningkatkan produksi padi, swasembada padi, dan kemudian untuk menunjang kebutuhan padi di tingkat kabupaten,” harapnya.

loading...

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR