KOTABUMI (Lampost.co)--Realisasi cakupan vaksinasi rabies di Kabupaten Lampung Utara sampai Desember minggu ke dua 2017, tercatat telah mencapai 117 persen.
Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Peternakan, Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Utara, Aris Siswoyo, di ruang kerjanya, Senin (18/12/2017) mengatakan dari target vaksinasi 3.000 ekor hewan pembawa rabies (HPR) di kabupaten setempat pada 2017, terhitung sampai Desember minggu ke dua, jumlah HPR yang divaksinasi mencapai 3.520 ekor atau 117 persen dari target yang ditetapkan.
"Pihaknya telah melakukan vaksinasi ke 3.520 ekor HPR dan jumlah itu lebih tinggi dari target yang ditetapkan sebanyak 3.000 ekor HPR" ujarnya.
Menyoal jumlah desa yang masuk cakupan vaksinasi, Aris menuturkan ada 247 desa/kelurahan yang tersebar di 23 kecamatan se-Lampura. Dari jumlah tersebut, ada 32 desa yang tersebar di 7 kecamatan yang menjadi sasaran utama vaksinasi rabies sebab tercatat memiliki jumlah HPR seperti anjing dengan jumlah populasi cukup tinggi. 

"Dari 247 desa/kelurahan yang tersebar di 23 kecamatan se-Lampura, tercatat  ada 32 desa yang tersebar di 7 kecamatan yang memiliki jumlah populasi anjing cukup tinggi dan wilayah itu yang menjadi sasaran utama pelaksanaan vaksinasi" kata Aris.
Di singgung jumlah petugas yang melakukan vaksinasi, pihaknya mengaku dari empat pusat kesehatan hewan (Puskeswan) yang tersebar di empat kecamatan, yakni; Abung Timur, Bunga Mayang, Kotabumi Selatan dan Sungkai Jaya. Jumlah layanan petugas yang melakukan vaksinasi ada 13 petugas dengan rincian; 3 dokter hewan dan 10 petugas paramedis veteriner.
"Dengan keterbatasan petugas serta luasnya cakupan wilayah di Lampung Utara, penetapan wilayah yang HPR-nya akan di vaksinasi mesti di mulai dari jumlah populasi tertinggi dan pelaksanaan vaksinasi tersebut,  dilakukan secara bertahap, sampai semua HPR di desa/kelurahan tervaksinasi" kata Aris.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR