KALIANDA (Lampost.co)-- Enam Kecamatan di Lampung Selatan, termasuk wilayah rawan kebakaran hutan. Kelima Kecamatan tersebut yakni Kalianda, Rajabasa, Penengahan, Tanjungbintang dan Jatiagung. Untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan, Polres Lampung Selatan, gelar kegiatan focus grup discusion (FGD) bersama instansi terkait serta masyarakat sekitar hutan. 
"Kami lakukan diskusi ini untuk menyamakan persepsi terlebih dahulu tentang larangan membuka kawasan hutan dengan cara membakar" ujar Kasat Binmas Polres Lampung Selatan, AKP Kurmen, Selasa (7/8/2018). 

Dalam diskusi tersebut, Polres Lampung Selatan, menggandeng pakar hukum dari Universitas Bandar Lampung, untuk memberikan paparan mengenai dalil hukum membuka kawasan hutan dengan cara membakar. 
"Diskusi ini di hadiri pakar hukum dan instansi terkait," ujarnya. 



Selama ini, banyak masyarakat membuka hutan dengan cara membakar yang mengakibatkan kabut asap menimbulkan polusi udara. Bencana asap tidak hanya berdampak di wilayah sekitar, melainkan hingga ke negara tetangga. "Diskusi ini memberikan pemahaman kepada masyarakat", "ujarnya. 

Dijelaskannya, dalam waktu dekat akan diselenggarakan event olahraga Asian Games, jangan sampai kepulan asap mengganggu kegiatan tersebut. Melalui anggota Bhabinkamtibamas menggelar operasi Bina Karuna Krakatau 2018, selalu memberikan imbauan bagi masyarakat untuk tidak membakar lahan. "Masyarakat, khususnya petani selalu kami berikan imbauan," kata dia.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR