KALIANDA (Lampost.co) -- Ratusan masyarakat Kecamatan Palas, Lampung Selatan, kembali serbu operasi pasar (OP) tabung gas elpiji ukuran 3 kg yang digelar di Halaman Kantor Desa Rejomulyo, Senin (27/8/2018). Warga memanfaatkan OP untuk mendapatkan gas dengan harga lebih murah. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, OP yang kedua kalinya tersebut diselenggarakan oleh Pemkab Lamsel bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Lampung.



Satiem (42) salah satu warga Desa Rejomulyo mengatakan terbantu dengan adanya operasi pasar yang digelar Pemkab Lamsel dan Hiswana Migas itu. Sebab, harga yang ditawarkan lebih murah dibanding harga yang dipatok pengecer.

"Dalam satu bulan terakhir susah betul nyari tabung gas melon itu. Walaupun gas nya ada, itubpun harganya mahal dari harga sebelumnya. Jelas, dengam OP ini saya terbantu," kata dia.

Hal senada diungkapkan, Siti Aisyah (39) warga Desa Kalirejo. Dia mengatakan ia terakhir membeli tabung gas elpiji bersubsidi tersebut seharga Rp28 ribu. Padahal, sebelumnya harga tabung gas melon itu hanya Rp22 ribu per tabung ditingkat pengecer. 

"Saya denger ada pula yang sampai seharga Rp30 ribu per tabung. Dengan kelangkaan ini membuat para ibu rumah tangga kesulitan untuk memasak," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Elpiji Hiswana Migas Lampung Adi Chandra mengatakan OP tabung gas elpiji itu digelar untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat mengatasi kelangkaan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir,

"OP ini baru dilaksanakan di 3 Desa dulu, yakni Rejomulyo Kecamatan Palaa, Blambangan dan Pisang Kecamatan Penengahan. Dimana, setiap lokasi didrop satu mobil yang isinya 560 tabung," katanya.

Menurutnya, OP Tabung gas elpiji melon itu digelar mulai Senin - Kamis (27-30/8/2018). Dimana, lokasi OP itu rencananya di 14 desa tersebar di tujuh Kecamatan, yakni Bakauheni, Penengahan, Bakauheni, Palas, Sragi, Kalianda, Sidomulyo, dan Way Panji.

"OP digelar di 14 lokasi, yakni Desa Blambangan, Pisang, Gayam, Pasuruan dan Klaten (Penengahan), Palas dan Rejomulyo (Palas), Palembapang dan Sukaratu (Kalianda), Menara Siger dan Kelawi (Bakauheni), Sukabanjar (Sidomulyo), Balinuraga (Way Panji)  dan Kualasekampung (Sragi)," kata dia. 

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR