KALIANDA (Lampost.co)--Ratusan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana tsunami direncanakan dibangun untuk korban tsunami yang rumahnya rusak. Bantuan huntara itu dibangun pemerintah, TNI, dan NU.

Hal tersebut diungkapkan Camat Rajabasa Saptudin saat dihubungi, Minggu (13/1/2019). Dia mengatakan bantuan huntara itu akan dibangun di beberapa desa yang merupakan dampak tsunami.



"Kalau untuk data riilnya belum ada. Kami sudah mendapatkan informasi ada ratusan rumah huntara bagi korban tsunami yang rumahnya rusak dan tidak bisa ditempati lagi," kata dia.

Berdasarkan data sementara, kata Saptudin, ratusan rumah huntara itu tersebar di lima desa di Kecamatan Rajabasa. Adapun perinciannya Desa Kunjir 70 unit dibangun Pemkab Lamsel, Way Muli Timur 90 rumah dari Pemkab Lamsel, Banding 20 unit dari Nahdlatul Ulama (NU), dan Rajabasa 20 unit dari TNI.

"Sedangkan di Desa Way Muli Timur, saya lupa ada berapa rumah. Tapi, ada juga nanti huntara yang dibangun Pemkab Lamsel. Saya lupa untuk data persisnya," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR