Jakarta (Lampost.co) -- Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan hari ini menggelar sidang pembacaan pledoi atau nota pembelaan dengan terdakwa teroris Aman Abdurrahman. Pengamanan disekitar PN Jakarta Selatan diperketat.
 
"Pengamanan sidang hari ini kami libatkan 270 anggota gabungan dari TNI Polri," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Indra Jafar di PN Jakarta Selatan, Jumat, 25 Mei 2018.
 
Indra mengatakan, pengamanan hari ini melibatkan lebih banyak personel dibandingkan pada sidang pembacaan putusan pekan lalu. Sebab, banyak pos-pos yang harus diisi di sekitar PN Jakarta Selatan.

"Sebelumnya perwira kita melakukan pengamatan, dan juga melihat, survei, ternyata masih banyak posisi-posisi yang kosong yang perlu kita tempatkan. Perlu kami antisipasi dan pengamanan bisa maksimal," tutur Indra.

Aman Abdurrahman mengajukan pembelaan usai dituntut hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam dakwaan primer, Aman dituduh melanggar Pasal 14 juncto Pasal 6 subsider Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Dalam dakwaan sekunder, Aman dikenakan Pasal 14 juncto Pasal 7 subsider Pasal 15 juncto Pasal 7 UU Terorisme.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR