GUNUNGSUGIH (Lampost.co) Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) menarik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pinjaman Daerah dan diganti dengan dua Raperda pada Senin (12/3/2018).

Penarikan Raperda itu berlangsung dalam rapat paripurna kedua masa sidang pertama yang dihadiri 35 anggota dewan. Setelah Ketua DPRD Lamteng A Junaidi membuka sidang dan mempersilahkan sekertaris dewan membacakan surat masuk. Dalam surat masuk Nomor: 180/0299/Setda.I.02/2018 yang ditandatangi Sekretaris Kabupaten Lamteng menyebutkan menarik judul Raperda tentang pinjaman daerah dari program pembentukan Perda 2018. Lalu mengajukan Raperda tentang pengarusutamaan (kesetaraan dan keadilan) gender dan kabupaten layak anak.



"Penarikan Perda pinjaman daerah kurang pas, mengingat kejadian atau cobaan yang saat ini menimpa Lamteng dan hal ini tidak perlu diulas disini," ujarnya Plt. Bupati Lamteng Loekman Djoyo Soemarto dihadapan peserta sidang, Senin (12/3/2018).

Sementara itu, Ketua Bapemperda Syaifullah Ali KM menyampaikan laporannya bahwa Perda yang akan disahkan sebanyak sembilan buah. Empat diantaranya inisiatif DPRD melalui Komisi, dan lima Raperda tahun sebelumnya yang belum diparipurnakan dan masuk di tahun 2018.

Syaifullah mengingatkan agar bagian hukum Pemkab Lamteng dan DPRD segera berkoordinasi untuk menyiapkan Perda yang akan dibahas. Sementara Loekman meminta semua pihak, Pemkab dan jajaran serta DPRD meningkatkan kinerja untuk kemajuan Lamteng.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR