BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penanaman Modal untuk disahkan DPRD Lampung. Penyusunan aturan itu ditujukan untuk penciptaan lapangan kerja dengan prioritas kebutuhan tenaga kerja lokal (TKL).

Penjabat Sekretaris Provinsi Lampung, Hamartoni Ahadis menjelaskan raperda yang usulannya telah disetujui seluruh fraksi DPRD itu bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pembangunan, dan kemampuan daya saing dunia usaha baik daerah maupun nasional.



"Secara khusus sasarannya adalah untuk meningkatkan iklim investasi yang kondusif, saran pendukung penanaman modal, kemampuan sumberdaya manusia, jumlah penanam modal, dan meningkatkan realisasi penanaman modal," kata Hamartoni kepada Lampost.co, Kamis (12/7/2018).

Menurut pria yang juga menjabat Asisten III Pemprov itu, inisiasi raperda tersebut secara khusus ditujukan pula untuk melindungi kebutuhan tenaga kerja di Lampung dan menjadikan TKL sebagai prioritas untuk mendapatkan pekerjaan dari terbukanya lapangan pekerjaan baru.

"Dengan perda ini nantinya pemerintah bersama investor memfasilitasi peningkatan kompetensi tenaga kerja dan investor yang mempekerjakan tenaga asing wajib memberikan pelatihan dan alih teknologi kepada TKL kita, serta investor juga wajib memberi fasilitas sesuai undang-undang dan pemda berkewajiban menyelesaikan perselisihan indutrial secara adil dan efektif," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR