KALIANDA (lampost.co) -- Untuk mendidik siswa usia dini menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan agamais, Taman Kanak-kanak (TK) Satu Atap Desa Sidoasih, Ketapang, Lampung Selatan, menerapkan berbagai kegiatan. Salah satu yang rutin dilakukan siswa setiap pagi adalah bermain sambil membersihkan lingkungan sekitar sekolah.
Kepala TK Satu Atap Sidoasih Binti Fadelilah menuturkan setiap pagi para guru di sekolah yang kini dipimpinnya akan menyambut setiap anak dengan senyum, sapa, dan salam. Setelahnya mereka akan diajak bermain di lingkungan sekolah, khususnya di alam terbuka untuk merangsang kemampuan motorik kasar dan halus anak.
"Pola pendidikan yang mendekatkan anak dengan alam tersebut dilakukan dengan memanfaatkan benda-benda yang tersedia, seperti mengamati jenis tumbuhan, bebatuan, hingga menanam dan menyiram tanaman," ujar Binti, Senin (13/11/2017).
Menurut Binti, pembelajaran dengan metode tersebut sangat penting agar segala keterlambatan atau gangguan pada kemampuan motorik anak bisa segera terdeteksi dan dikoreksi oleh guru.
Sebab, keterlambatan yang tidak diperhatikan bisa memengaruhi perkembangan anak.
Binti menjelaskan kemampuan anak dapat dilatih dan dikembangkan melalui kegiatan dan rangsangan secara rutin, seperti menyusun batu-batu kecil yang ada di lingkungan sekitar sekolah maupun rumah, memasukkan benda ke lubang dan sebagainya.
Menurut Benti, para guru juga perlu memahami bahwa kemampuan setiap anak berbeda, sebab itu para guru harus dapat mengenali satu persatu anak.
Dengan mengenalkan alam yang ada di lingkungan sekitar sekolah, Binti berharap anak-anak juga mengetahui bahwa alam adalah ciptaan Allah swt, sebagai bagian dari pembekalan pengetahuan agama.
"Selain pendidikan umum, Pola pengembangan keaksaraan, ide, dan gagasan juga kami kembangkan untuk mengetahui karakter anak,” kata Sarjana Pendidikan Anak Usia Dini lulusan 2013 itu.
Binti mengatakan keberadaan TK Satap Sidoasih ini diharapkan dapat membangun pembiasaan anak usia dini hidup bersih, sehat, dan berakhlak mulia secara mandiri. Selain itu juga membangun kerja sama dengan orang tua, masyarakat, dan lingkungan untuk mewujudkan PAUD/TK yang profesional, akuntabel, dan berdaya saing nasional.
“Setiap hari kami berusaha menciptakan iklim belajar yang kondusif dalam menyelenggarakan pendidikan, perawatan, pengasuhan, dan perlindungan anak, agar terwujud anak didik yang sehat, jujur, produktif, dan agamais,” ujarnya. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR