BANDAR LAMPUNG (lampost.co)  -- Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Adz Dzikir yang terletak di Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, itu mengutamakan kegiatan bermain sambil belajar kepada para siswa. Hal tersebut dilakukan guna merangsang keterampilan dan kecerdasan motorik anak.
Kepala PAUD Adz Dzikri, Amanah Emi Yati, menjelaskan belajar dengan motode bermain adalah salah satu cara yang cukup efektif agar siswa dapat menyerap pengetahuan baru yang diajarkan guru. Sebab siswa PAUD sedang berada pada masa yang membutuhkan kesempatan bermain dan mendapatkan keceriaan dari apa yang dilakukan.
“Kalau siswa PAUD sudah belajar layaknya siswa SD pasti akan sulit mengaturnya. Dengan belajar sambil bermain ditambah dengan bernyanyi, anak-anak tidak merasa seperti sedang diajarkan guru, tetapi merasa diajak bermain,” kata dia di sekolah, Kamis (14/12/2017).
Di sekolah yang mempunyai 60 siswa dengan tiga guru pembimbing tersebut, menurut Emi, para guru sudah membimbing siswa agar mengenal huruf dan angka. Kegiatan tersebut juga dilakukan dengan cara bermain bersama, seperti melalui kegiatan bernyanyi secara bersama-sama. Untuk itu guru harus selalu kreatif dalam merancang setiap materi kegiatan yang akan disampaikan kepada siswa.
“Anak-anak ini kalau diminta bernyanyi paling senang. Seperti ingin menghafal angka dari 1—10 dengan cara bernyanyi dan dilakukan setiap hari akhirnya mereka mulai bisa menghafalnya," ujarnya.
Pola belajar melalui kegiatan bermain sudah diterapkan sejak awal berdirinya PAUD Adz Dzikri. Melalui cara tersebut, para guru akan membimbing siswa mengenali lingkungan pendidikan dan proses belajar mengajar, sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan formal yakni sekolah dasar.
Emi menekankan selain harus mampu membangun suasana belajar yang menyenangkan, para guru juga dituntut mampu membimbing siswa dengan kesabaran dan kasih sayang layaknya membimbing anak-anaknya sendiri. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR