KALIANDA (Lampost.co) -- Polres Lampung Selatan menangkap dua orang pelaku komplotan penjahat jalanan yang beraksi di jalan raya, Kecamatan Penengahan. 

Komplotan penjahat jalanan yang masih berstatus pelajar yang berhasil dibekuk yakni IR (18) warga Desa Gedungharta, Kecamatan Penengahan, dan RM (15) warga Desa Sukabaru, Kecamatan Penengahan. 



Kedua pelaku bersama satu orang rekannya (DPO) lakukan perampasan atau pembegalan sepeda motor Honda Beat di jalan lama, Tanjakan Tamiang, Desa Tanjung Heran, Kecamatan Penengahan. 

Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan menjelaskan modus yang dilakukan ketiga pelaku dengan minta tolong kepada korban untuk diantar ke wilayah Kecamatan Penengahan. 

"Ketiganya minta tolong diantar menggunakan sepeda motor korban, mereka berboncengan berempat," katanya saat press rilis di Mapolres Lampung Selatan, Rabu (6/3/2019). 

Setibanya di tempat kejadian, salah seorang pelaku mengeluarkan sebilah golok dan menempelkannya ke leher korban minta dihentikan laju kendaraan, karena takut korban hentikan laju kendaraannya, Minggu (3/2/2019) sekitar pukul 19:00. 

"Pelaku mengancam korban jika tidak berhenti, korban akan dibacok," ujarnya. 

Setelah ketiga pelaku berhasil membawa kabur sepeda motornya, korban mencari pertolongan ke warga terdekat dan melaporkan kejadian yang dialaminya ke kepolisian setempat. 

"Korban melaporkan kejadian dialaminya," kata dia. 

Jajaran Polres Lampung Selatan berhasil membekuk kedua pelaku berukut barang bukti satu unit sepeda motor dan sebilah golok yang digunakan saat beraksi,

"Dua berhasil dibekuk dua DPO, salah satunya penadah sepeda motor," ujarnya.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR