Dokter: "Jo, aku mau liburan panjang ke Bali seminggu, tapi usahakan kliniknya tetap buka. Kamu yang jaga dan urus kalau ada pasien datang. Kalau ada masalah, telepon aku!"

Bejo: "Siap, Pak Dokter, beres!"



Setelah seminggu liburan, Dokter kembali praktik di kliniknya.

Dokter: "Gimana kabarnya, Jo?"

Bejo: "Sepi, Dok, cuma ada tiga pasien. Mungkin pada tahu kalau dokter pergi liburan. Pasien pertama sakit kepala, Dok, saya beri Tylenol."

Dokter: "Sip, sudah benar itu, pintar kamu! Terus yang kedua?"

Bejo: "Yang nomor dua katanya perutnya sakit. Terus saya kasih resep Malox, Dok."

Dokter: "Top! Enggak percuma kamu jadi asisten saya. Memang itu obat ampuh. Lha, yang ketiga?"

Bejo: "Lah itu, Dok, pasien wanita masuk. Orangnya masih muda cantik, aduhai, semlohai, semok banget, pakai rok mini, kulitnya putih langsat mulus, Dok. Baru mau saya tanya keluhannya, dia sudah naik tempat tidur. Dia bilang, ‘Tolong saya, Dok. Sudah lima tahun aku enggak lihat laki-laki! Aku enggak tahan’."

Dokter: (Kaget sambil melotot) Waduh, kok pas enggak ada saya ya datangnya! Kok enggak telepon aku? Terus kamu apakan perempuan itu, Jo?"

Bejo: "Maaf, Dok! Saya cuma kasih obat tetes mata! Wong katanya enggak bisa lihat laki-laki!”

Dokter: "Bagus, Jo, kamu memang cerdas, militan, dan tepercaya. Enggak kaya yang baca ini, pikirannya ngeres! Haha...”

Bersihkan mata, bersihkan hati, sucikan niat. Insya Allah, sebentar lagi Ramadan tiba.

Itu adalah sekelumit kisah yang dikirimkan salah satu anggota di grup WhatsApp saya.

Saya Ricky Marly beserta keluarga, dengan segala kerendahan hati mohon maaf lahir dan batin jika selama bersama dan bercanda ada kata-kata dan candaan yang menyakitkan hati, tidak berkenan, dan kurang pas di hati kawan-kawan semua. Mohon ikhlas dimaafkan, ya!

Sebab, agama mengajarkan kita agar dengan lapang dada memberi maaf kepada orang yang telah berbuat salah. Bagaimanapun juga, manusia adalah tempatnya lupa dan khilaf.

Memberi maaf kepada orang adalah keutamaan buat orang yang sempat tersakiti. Dan, memberi maaf atas tindakan buruk orang lain juga sebuah keutamaan jika itu bisa dilakukan.

 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR