JAKARTA (lampost.co) -- Pemerintah telah membuat penyesuaian jam kerja bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri selama Ramadan 1439 Hijriah.

Berdasarkan isi surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 336 Tahun 2018 tentang Penetapan Jam Kerja ASN, TNI, dan Polri, Jumat (11/5/2018), pada bulan Ramadhan, jam kerja pegawai negara dikurangi satu jam dari biasanya setiap hari.



Surat edaran tersebut ditujukan kepada para Menteri Kabinet Kerja, Sekretaris Kabinet, Kapolisian, Jaksa Agung, Panglima TNI, dan para kepala lembaga pemerintah nonkementerian.

Kemudian, para pimpinan kesekretariatan lembaga negara, para pimpinan kesekretariatan lembaga nonstruktural, para pimpinan Lembaga lainnya, para gubernur, dan para bupati/wali kota.

Dengan pengurangan tersebut, jumlah jam kerja bagi instansi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan lima hari atau enam hari kerja menjadi 32,5 jam per minggu.

Menteri PAN-RB Asman Abnur mengatakan pengurangan jam ini diberikan agar ASN yang melaksanakan puasa dapat meningkatkan ibadahnya. Di sisi lain, Asman berpesan agar pelayanan publik tetap berjalan dan ASN tidak mengabaikan tugasnya sebagai pelayan masyarakat meskipun tengah menjalankan puasa.

Berikut ini jam kerja bagi para ASN, TNI, dan Polri selama bulan suci Ramadan: 

1. Bagi instansi pemerintah yang melakukan lima hari kerja:
a) Senin-Kamis: Pukul 08.00-15.00/ waktu istirahat: 12.00-12.30.
b) Jumat: pukul 08.00-15.30/waktu istirahat: 11.30-12.30.

2. Bagi instansi pemerintah yang memberlakukan enam hari kerja:
a) Senin-Kamis, dan Sabtu: pukul 08.00-14.00/waktu istirahat: pukul 12.00-12.30.
b) Jumat: pukul 08.00 14.30/waktu istirahat: pukul 11.30-12.30.

 

loading...

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR