GUNUNG SUGIH (Lampsot.co) -- Belakangan muncul kabar adanya proyek jalan rigid beton ruas Bangunrejo-Wates yang dibiayai PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur) sebesar Rp110 miliar rabat bahu jalannya ambrol lantaran dilintasi truk Fuso berbobot sekitar 50 ton.

Pantauan di lapangan, rabat bahu jalan tersebut memang dalam kondisi baru selesai dibangun saat dilintasi truk Fuso tersebut. Sebab, kondisi pengerjaan jalan memang masih dalam proses finishing pada Januari lalu. Seperti penuturan Farhad (45) selaku pelaksana lapangan proyek di lokasi, kondisi rabat beton di bahu jalan tersebut memang saat itu masih basah dan baru finishing.



“Kan saat itu rabat bahu jalan baru selesai dibangun. Truk yang masuk ke pinggiran jalan itu bobotnya 50 ton. Bayangkan kalau dia masuk ke pinggiran jalan dengan kondisi rabat seperti itu, dengan bobot seberat itu maka pasti ambrol. Karena di samping jalan kan ada drainasenya juga,” kata Farhad saat ditemui di lokasi, Selasa (5/2/2019).

Menurutnya, kondisi rabat memang ditimbun tanah karena sudah sesuai dengan spesifikasinya seperti itu. Hal ini juga sudah sesuai dengan proyek jalan yang ada. “Kalau coran rigid beton bisa dicek lah kita bagus. Kalau rabat bahu jalan, yang ambrol akan diperbaiki,” ucapnya.

Sementara itu pelaksana proyek lainnya Agus (35) dari Istaka menambahkan bahwa saat itu kondisi truk saat melintas terlalu ke pinggir jalan. Sedangkan bahu jalan baru dicor belum lama. “Bobot truknya kan berat itu. Bisa dihitung sendiri. Lagian kita sebenarnya sudah kasih tanda tali dan bambu bahwa pinggiran jalan saat itu masih belum kuat betul di beberapa titik. Tetapi sebagian hilang. Yang pasti rabat beton bahu jalan yg rusak itu akan diperbaiki,” terangnya.

Sementara itu, pantauan di lapangan memang pekerjaan sedang dilakukan finishing di beberapa titik. Pekerja juga masih merapikan pekerjaan rabat beton bahu jalan. Imron (30) pekerja di lokasi mengatakan saat ini setelah jalanan mulus, maka pengendara motor dan mobil yang melintas di jalan ruas Wates-Kalirejo itu ngebut. Sehingga banyak kecelakaan.

“Mungkin kaget mbak, jalanan kan sudah mulus sekarang. Jadi kalau pengendara mobil dan motor sudah ngebut sekarang. Sering kepergok di tikungan. Maka mobil selip bisa masuk drainase menghindari tabrakan. Kalau mobilnya berat, ya bisa kejeblos di pinggiran jalan,” katanya.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR