BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah Lampung menggelar Seminar Penguatan Pendidikan Karakter dan Pengembangan Kapasitas Guru Muhammadiyah di Aula LPMP Lampung, Pahoman, Bandar Lampung, Selasa (16/4/2019).

Kegiatan yang dimulai mulai pukul 08.30 itu ihadiri oleh 438 peserta yang terdiri dari Guru dan Kepala Sekolah SD/MI, SMP/M.Ts, SMA/MA/SMK Muhammadiyah Se-Lampung. 
Bertindak sebagai narasumber Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, Marzuki Nur dan ketua majelis dikdasmen PWM Lampung, Undang Rosidin.
Menurut Marzuki, penguatan pendidikan karakter (PPK) adalah Program pendidikan di sekolah untuk memperkuat karakter siswa melalui harmonisasi olah hati (etik spiritual), olah trasa (estetik), dan olah pikir (literasi dan numerisasi) dan olah raga (kinestetik) sesuai dengan falsafah pancasila
"PPK merupakan kebijakan pendidikan yang bertujuan utamanya adalah untuk mengimplementasikan nawacita Presiden Joko Widodo dan Yusuf Kalla. Kebijakan ini terintegrasi dalam Gerakan Nasional Revolusi Mental, yaitu perubahan cara berfikir, bersikap dan bertindak menjadi lebih baik," kata dia.
PPK merupakan segala usaha dalam mendidik peserta didik/siswa sehingga memiliki karakter yang dikehendaki. "Yaitu karakter yang sesuai dengan nilai moral berbangsa dan bernegara serta etika dan budaya," ujarnya.



Undang memaparkan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) meruapakan wadah pembinaan dan peningkatan profesionalisme guru yang sudah ada. "Wadah kegiatan guru ini pada dasarnya bertujuan menanggapi perkembangan IPTEK yang menuntut penyesuaian dan pengembangan profesional guru.   Melalui wadah ini para guru berkomunikasi, berkonsultasi, dan saling berbagi informasi serta pengalaman," kata dia.
 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR