BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) --  Tim Farmasi Puskesmas Rawat Jalan Segalamider, Langkapura, Bandar Lampung melakukan sosialisasi pola konsumsi obat selama berpuasa kepada masyarakat yang berobat.  Sosialisasi tersebut dilakukan di Puskesmas setempat, Kamis (24/5/2018).

Rina Setiasati, apoteker puskesmas menjelaskan, meski berpuasa bagi masyarakat yang sedang diharuskan mengonsumsi obat, diminta tetap mengikuti anjuran dokter atau tenaga kesehatan.  Hal tersebut bertujuan agar manfaat obat bisa maksimal. Misalnya, jika dianjurkan mengonsumi obat tiga kali sehari, maka harus dilaksanakan. Hal tersebut, kata Rina dapat disiasati dengan mengonsumsinya saat berbuka, tengah malam dan saat sahur. 



"Jadi jangan dikurangi, kalau memang anjurannya tiga kali sehari, walau puasa harus tetap diminum tiga kali, apalagi untuk jenis obat antibiotik," ujarnya.    

Rina juga menyebut ada beberapa jenis obat yang tidak membatalkan puasa, meski tindakan pemberiannya dilakukan siang hari, seperti obat tetes mata, tetes telinga, salep,  obat yang diletakan dibawah lidah khusus bagi orang dengan penyakit jantung, serta obat yang dimasukan melalui anus atau vagina. 

"Ketentuan ini sudah berdasarkan kesepakatan ahli medis dan ahli agama di Maroko tahun 1997," tambah Rina.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR