LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 21 April
19167
Kategori Lampung
Penulis Abu Umaraly
Editor Winarko

Tags

LAMPUNG POST | Pusat Monitoring Perkembangan KIM Tanggamus
Pemerintah pusat melalui Bappenas, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan serta Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif melakukan monitoring ke KIM Tanggamus, Jumat (21/4). (Abu Umaraly)

Pusat Monitoring Perkembangan KIM Tanggamus

KOTA AGUNG-- Bappenas, Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tanggamus. Kegiatan ini dalam rangka melaksanakan monitoring guna percepatan pembangunan Kawasan Industri Maritim (KIM), Jumat (21/4/2017).

Rombongan tim yang terdiri dari Kasi Fasilitasi dan Pembangunan Kawasan Industri, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Yowono Ario Nugroho, Hartono dan Widya dari Ekonomi Keatif dan Ani dari Bappenas. Kedatangan rombongan diterima Plt. Bupati Tanggamus Samsul Hadi diruang rapat utama Setkab Tanggamus.

Usai acara di Rupatama Setkab Tanggamus, tim kemudian melakukan kerja ke Kawasan Industri Maritim (KIM) Batu Balai, Kecamatan Kotaagung Timur dan Kecamatan Limau. Pada kesempatan ini tim turut didampingi oleh Kepala Bappeda Tanggamus Hendra Wijaya Mega, Kepala Dinas Pariwisata Tanggamus Retno Noviana, Kepala BPN Tanggamus Sudarman dan Camat Limau Mahfudz.

Menurut keterangan Kasi Fasilitasi dan Pembangunan Kawasan Industri, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Yowono Ario Nugroho, bahwa kunjungan tim kali ini dalam rangka monitoring progres pembangunan KIM. Dalam hal ini pihak kementerian mendorong penyelesaian Hak Pengelolaan Lahan (HPL) agar cepat diselesaikan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang.

"KIM ini tetap menjadi salah satu dari 14 yang masuk dalam skala prioritas pengembangan industri nasional," ujarnya.

Kepala Bappeda Tanggamus Hendra Wijaya Mega mengatakan, pemerintah daerah akan terus mendorong percepatan pembangunan KIM. Bahkan, lanjutnya, Plt. Bupati bahkan menyatakan sikap untuk mengalokasikan dana sharing KIM dengan menunda beberapa beberapa kegiatan yang ada di satker. "Tentunya dalam kepentingan ini dibutuhkan pendampingan dari pihak pemerintah pusat dan provinsi," katanya.

Bila pembangunan KIM terwujud maka akan menyerap tenaga kerja hingga 103.000 jiwa. Sedangkan Tanggamus telah memiliki Sekolah Umum Perikanan Menengah (SUPM) dan Sekolah Perkapalan untuk menunjang penyediaan tenaga kerja di KIM. "Pemerintah daerah melalui Dinas Tenaga Kerja akan terus memantau untuk mengurangi pengangguran di Tanggamus," jelasnya.

Sementara Kadis Pariwisata Tanggamus Retno Noviana yang turut mendampingi tim mengatakan bahwa kedepan setelah KIM sudah berjalan, rencananya akan berupaya menghidupkan sektor wisata pantai atau taman rekreasi. Tujuan dari rencana tersebut adalah guna meraup pendapat asli daerah (PAD). "Harapannya pengembangan KIM bisa segera terlaksana, kaitannya dengan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat," katanya.

LAMPUNG POST

BAGIKAN

TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv