KALIANDA (Lampost.co) -- Pusat wisata kuliner di Desa Bumidaya  Kecamatan Palas, Lampung Selatan, terus bergeliat. Wisata kuliner yang dianggarkan dari Badan Usaha Desa (Bumdes) desa setempat guna meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Kepala Desa Bumidaya, Dudi Hermana mengatakan pihaknya sengaja membangun lapak wisata kuliner dari anggaran dana desa (DD) 2017 melalui Bumdes setempat. Wisata kuliner itu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dibidang usaha kecil mikro (UKM). 



"Selain untuk membantu perekonomian masyarakat, wisata kuliner itu untuk menambah pendapatan asli desa (PAD). Sebab, kami menyediakan lapak untuk disewakan," kata dia, Rabu (12/9/2018).

Menurutnya di lokasi wisata kuliner itu disediakan lapak sebanyak 20 unit untuk para pedagang UKM Desa setempat. Adapun wisata kuliner itu diisi oleh pedagang gorengan, pecel dan lainnya.

"Puluhan pedagang aneka makanan menjadi salah satu tempat tujuan mencari tempat makan dan nongkrong. Dagangnya dari sore sampai malam hari saja, kalau siang tidak ada yang jualan," kata dia. 

Menurut Warto (47) salah satu pedagang, sejak adanya pusat wisata kuliner setahun silam, menambah penghasilan para pedagang yang merupakan masyarakat sekitar. "Alhamdulillah, bisa berdagang malam nambah penghasilan," kata Warto (47) pedagang gorengan. 

Sementara itu, seorang pengunjung mengaku datang ke pusat kuliner Desa Bumidaya mencari makanan dan tempat nongkrong bersama dengan teman-temannya."Kami datang berlima, makan sekalian nongkrong," kata Ragil (22) warga asal Desa Kalirejo, Kecamatan Palas.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR