BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Satreskrim Polresta Bandar Lampung menangkap pelaku begal bernama FAP (28), warga Gunungsari, Tanjungkarang Timur, pada 2 Januari 2019.

Pengangguran tersebut dibekuk di kediamannya lantaran melakukan penganiayaan dan merampas sepeda motor korban berinisial M. Modus yang digunakan pelaku yakni dengan berlaga preman bersama seorang rekannya, yang masih DPO, lalu menjegal korban dan memepet korban.



Baca juga : Sentilan Megawati terhadap Anak Buah Prabowo Disesalkan

"Jadi, pelaku cegat korban dengan gaya mabok di Lapangan Saburai, terus minta dianterin ke Stasiun Tanjungkarang," ujar Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rossef Efendi, Kamis (10/1/2019).

Lantas ketika di tengah jalan, korban dipaksa melajukan kendaraannya ke tempat sepi dan gelap. Di situlah korban dan rekannya merampas sepeda motor. Korban diancam dengan ditusuk pakai obeng.
"Korban sempat mau ditusuk, tapi korban menghindar dan kabur, sedangkan motornya dibawa pelaku," ujar mantan Kapolsek Natar itu.
Kemudian, motor korban dijual ke rekannya, seharga Rp1,7 juta.

Baca juga : Sopir Angkot Divonis 8 Tahun 3 Bulan

"Ternyata, dia ini sudah lima kali beraksi dalam kurun waktu tiga bulan terahir, modusnya sama ngancem, minta dianter, terus ditodong, warga resah," katanya.
Sementara FAP mengaku kenal dengan korban dan mengaku dendam.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR